Pagi-pagi ketika rumah masih sunyi, terlintas untuk baca buku yang dah lama di tinggal, Expectation by thebingkisanhati. Buku ni banyak menceritakan bab hijrah, untuk berubah dari masa silam yang gelap kepada lebih baik dan cerah. Alhamdulillah di lintaskan dengan buku ni waktu-waktu macam ni. Hampir ja aku tersasar niat penghijrahan.
Terselak semula halaman yang aku tinggalkan dulu, Ya Allah, teguran direct kehati dengan bab tu. Sungguh, terasa sekali sebab tajuk tu memang sedang aku lalui sekarang (tajuk rahsia, nak tahu boleh tanya). Kata demi kata aku lalui dengan keadaan hati yang sangat kecewa terhadap diri. Ya Allah, dah tersasar rupanya aku. Tapi Alhamdulillah masih diberi hidayah untuk berubah. Syukur.
ٍعَنْ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ
Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.” (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)
Sungguh Allah itu maha penyayang. Syukurlah kita masih diberikan masa untuk bertaubat kepadaNya atas dosa-dosa kita yang terlalu banyak.

